Sabtu, 05 Januari 2019

Konfigurasi DNS

2. Konfigurasi DNS
klik Menu IP > DNS, lalu isi kolom server = IP DNS yang di berikan atau jika tidak ada isi saja dengan IP DNS google 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 dan tandai allow remote request

 Script :
# ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes
3. Konfigurasi IP Route
Klik menu IP > Route > Klik tanda +, isi kolom Dst. Address = 0.0.0.0/0 dan kolom Gateway = IP Gateway yang di berikan.

 Script :
# ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1
F. Tes Koneksi / Ping

Setelah poin  E sudah di lakukan, baik menggunakan DHCP Client / Manual langkah selanjutnya yaitu mengecek konektifitas mikrotik dengan internet dan ISP, caranya klik menu terminal lalu tuliskan script ping google.com dan ping 192.168.1.1 (atau dengan IP Gateway). Jika sudah tekan enter, dan pastikan mendapatkan pesan balasan seperti gambar di bawah ini :


Home

Melakukan pemasangan non managable switch

Switch Manageable dan Non Manageable (Unmanageable)

Alhamdulillah masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan. Ya, kali ini saya akan melanjutkan post yang tadi mengenai apa itu switch manageable dan switch non manageable. Kedua switch itu merupakan dua jenis switch jika ditinjau dari fungsinya. (: . Oke langsung saja simak ya:

Switch manageable, arti dari manageable di sini adalah bahwa switch dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efesien dan maksimal sehingga bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu.  Sedangkan Unmanaged switch (Switch non manageable) adalah switch yang tidak dapat di-manage, maksudnya adalah switch tersebut pada saat kita membelinya, hanya bisa kita nyalakan dan tancap semua kabel UTP ke switch tersebut, dan sudah berfungsi dengan baik. Secara umum fungsi kedua jenis switch sama yaitu sebagai media penghubung dalam jaringan yang sama, memperbesar skala jaringan (dengan mudah bisa digunakan untuk menabah PC dalam jaringan yang sama). 
Akan tetapi terdapat beberapa perbedaan yang mendasar diantaranya :
  1. Instan / Simple, Switch non manageable simpel dan mudah digunakan (langsung pakai) sedangkan pada switch manageable belum tentu bisa langsung digunakan (perlu dilihat Konfiguasi yang ada didalamnya).
  2. IP Address, Umumnya switch manageable mempunyai Alamat IP sedangkan switch non manageable tidak ada.
  3. Harga, Switch non manageable umumnya lebih murah dari Switch manageable
  4. VLAN Support, pada switch non manageable (biasa) semua Port berada dalam jaringan yang sama, koneksi yang ada di sebuat port akan langsung disebar kesemua Port yang ada. Sementara pada Switch manageable, tidak semua Port saling terhubung karena tergantung konfigurasi VLAN yang sudah dilakukan.
  5. Configurable, (Dapat tidaknya di konfigursi). switch non manageable umunya langsung dipakai, tidak bisa di konfigurasi (plug and play), Switch manageable bisa di konfigurasi umumnya melalui : Port Serial (com), Web, Telnet, dll.
  6. Fungsionalitas, pada switch unnamage hubungan swicth ke switch tidak merubah topologi jaringan yang ada, semua PC akan tetap berada dalam jaringan (network) yang sama. Pada Switch manageable hubungan switch ke Switch bisa menghubungkan banyak Network yang berbeda (VLAN) antara kedua Switch yg ada.
  7. Standar VLAN (IEEE 802.1Q, VLAN tagging) pada Swicth Manage Support ke berbagai perangkat, seperti Router. Sehingga Konfigurasi VLAN di Switch manageable bisa dibaca di perangkat lain yang support VLAN. Pada Switch non manageable hal ini tidak bisa dilakukan.

Sedangkan Switch Manageable mempunyai kelebihan-kelebihan diantaranya :
  1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN
  2. Pengaturan access user dengan access list
  3. Membuat keamanan network lebih terjamin
  4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada.
  5. Mudah memonitoring trafick maintenance network karena dapat diakses tanpa harus berada di dekat switch.
Yaa, bisa dibilang fiturnya lebih lengkap yang switch manageable, tapi jika dibandingkan harganya, wow jauh berbeda. Jika kita hanya menginginkan switch yang menghubungkan komputer saja, maka pilihlah yang non manageable, akan tetapi jika kita menginginkan switch yang bisa membagi jaringan (membuat vlan) ya pilihlah yang manageable. (:
Oke, itu saja pembahasan mengenai switch manageable dan non manageable yang saya akui lebih banyak membahas tentang switch manageable. (: . Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat bagi semua.

SPK Thn 2018-12019

UJI KOMPETENSI KEAHLIAN

TAHUN PELAJARAN 2018/2019

SOAL PRAKTIK KEJURUAN

Satuan Pendidikan              :           Sekolah Menengah Kejuruan
Kompetensi Keahlian         :           Teknik Komputer dan Jaringan
Kode                                   :           2143
Alokasi Waktu                    :           8 JAM
Bentuk Soal                        :           Penugasan Perorangan
Judul Tugas                        :           Instalasi dan Konfigurasi Perangkat jaringan               Komputer dengan kabel dan nirkabel
 


I.         PETUNJUK UMUM


1.             Periksalah dengan teliti dokumen soal ujian praktik, yang terdiri dari 4 halaman
2.             Periksalah peralatan dan bahan yang dibutuhkan
3.             Gunakan peralatan utama dan peralatan keselamatan kerja yang telah disediakan
4.             Gunakan peralatan sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure)
5.             Bekerjalah dengan memperhatikan petunjuk Pembimbing/Penguji

II.     DAFTAR PERALATAN


No.
Nama
Alat/Komponen/Bahan
Spesifikasi Minimal
1
2
3

Alat

1.
PC Client
a.       Casing tower
b.      PSU 350 Watt
c.     Processor min. 1 GHz
d.    RAM min. 2 GB
e.       Hard Disk min. 80 GB
f.       CD/DVD Drive 24 X
g.      GPU Card min. resolusi 800 x 600
h.      NIC 10/100 Mbps
i.        Monitor 14 ’’
j.        Keyboard Mouse
2.
Laptop Client
Minimal Pentium Dual Core
Processor , wireless b/g/n
Min. Ram 512 MB
Minimal HD 20 GB

3.
Crimping Tool
Untuk RJ 45
4.
Cable Tester
Untuk RJ 45
5.
Obeng +
Ukuran screw PC
6.
Obeng -
Ukuran screw PC

Komponen

1.
Switch/Hub
Minimal 4 Port
2.
Stabilizer
Min 500 Watt
3.
Wifi Routerboard
RB941-2nD-TC
4.
NIC (Ethernet)
10/100 Mbps

Bahan

1.
Kabel UTP
10 meter
2.
Konektor RJ 45
6 buah
3.
Koneksi Internet
Min. 1 Mbps

 

 

III.        SOAL/TUGAS


Judul Tugas     : Instalasi dan Konfigurasi Perangkat jaringan Komputer dengan kabel dan nirkabel
Skenario
Dalam kegiatan uji kompetensi ini anda bertindak sebagai Teknisi Jaringan. Tugas anda sebagai seorang Teknisi Jaringan adalah merancang bangun dan mengkonfigurasi sebuah Wifi Router berfungsi sebagai Gateway Internet, Web Proxy, DHCP Server dan Firewall, kemudian internet tersebut dishare ke clientmelalui jalur kabel dan wireless.

Dengan Opsi konfigurasi sebagai berikut:

Konfigurasi Wifi Router
1.  Sistem operasi              = Mikrotik RouterOS
2.  DNS                                = Sesuai dengan DNS yang diberikan ISP
3.  NTP                             = Yes
4.  WebProxy                      = Yes
5.  Cache Administrator = nama_peserta@sekolah.sch.id
Ether1:
6.  IP Ether1                = Sesuai dengan Network yang diberikan ISP klik ini
7.  Gateway                = Sesuai dengan IP yang diberikan oleh ISP klik ini
Ether2:
8.   Terhubung dengan kabel ke switch dan PC
9.   IP Ether2                          = 192.168.100.22/24
10. DHCP Pool                      = 192.168.100.2-192.168.100.100
11. STATIC DNS        = ketika akses ke http://www.mikrotik.com dialihkan ke website http://bnsp-indonesia.org
12. Buat firewall agar IP 192.168.100.2-192.168.100.50 tidak dapat ping ke router
13. Buat rule agar setiap akses ke router tercatat di logging
14. Buat rule filter yang mengijinkan permintaan HTTP dan HTTPS dari CLIENT network ke Internet. klik ini


WLAN 1 (WLAN Interface):
13.IP WLAN 1           = 192.168.200.1/24
14.SSID                      = nama_peserta@Proxy Klik ini
15.DHCP Pool           = 192.168.200.2-192.168.200.100
16.Blocking Site       = http://www.linux.or.id klik ini
17.Blocking File       = .mp3, .mkv
18.Blocking Content   = Block setiap konten yg mengandung kata “mikrotik” klik ini
19.Buat firewall yang memblokir akses internet melalui jalur wireless mulai pukul 19:00 (malam)– 07:00 (pagi). klik ini

Konfigurasi PC/Laptop Client (Yang tergubung Ether2 melalui Switch)
1. IP LAN            = Dinamis
2. Sistem operasi    = Windows / Linux

Konfigurasi PC/Laptop Client (Yang tergubung WLAN1 melalui wireless)
1. IP WLAN    = Dinamis
2. Sistem operasi    = Windows / Linux

Tugas Anda sebagai Teknisi Jaringan adalah :
Mengimplementasikan topologi jaringan di atas dengan ketentuan sebagai berikut :
1.        Menerapkan prosedur kesehatan, keselamatan kerja dan keamanan kerja yang diperlukan
2.        Melakukan pemasangan kabel UTP klik ini
3.        Melakukan pemasangan non managable switch klik ini
4.        Melakukan pemasangan dan konfigurasi jaringan lokal (LAN) klik ini
5.        Melakukan pemasangan dan konfigurasi jaringan internet (WAN) klik ini
6.        Melakukan pemasangan dan konfigurasi jaringan nirkabel (WLAN) klik ini
7.        Melakukan instalasi dan konfigurasi Server/Router (WebProxy) klik ini
8.        Melakukan instalasi dan konfigurasi DHCP Server klik ini
9.        Melakukan konfigurasi Firewall pada router klik ini
10.    Melakukan Pengujian dari PC Client yang terhubung kabel :
a.          IP DHCP Client
b.         Koneksi internet
c.          Static DNS akses www.mikrotik.com menjadi http://bnsp-indonesia.org
d.         Blocking ping dari client klik ini
e.          Logging
f.          Rule Filter mengijinkan permintaan HTTP dan HTTPS klik ini
11.    Melakukan Pengujian dari Laptop Client yang terhubung wireless:
a.          Blocking Site klik ini
b.         Blocking File klik ini
c.          Blocking content klik ini
d.         Blocking akses internet pada waktu yang telah ditentukan klik ini

IV.        GAMBAR